by

Cara Memilih Drone yang Tepat dan Sesuai Kebutuhan

Penggunaan drone sekarang ini sudah sangat beragam. Ada yang membutuhkannya sebagai tools profesional filmografi atau fotografi, tapi ada juga yang sekedar hobi. Itulah mengapa dalam memilih drone Anda harus mempertimbangkan beberapa aspek teknis supaya tidak salah pilih.

Nah, buat Anda yang masih bingung bagaimana cara memilih drone yang sesuai kebutuhan, maka sebaiknya simak dulu ulasan di bawah ini. Kami sudah menyiapkan beberapa cara terbaik dalam memilih drone sesuai kebutuhan.

Memilih Drone Sesuai Skill dan Kemampuan

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum memilih drone adalah mengetahui dulu kemampuan atau skill diri sendiri. Sejauh ini ada 3 klasifikasi kemampuan pilot drone, yaitu sebagai berikut:

1. Pemula

Untuk pemula yang belum pernah mengoperasikan drone, maka pilihan terbaik jatuh pada radio kontrol. Drone dengan basis pengoperasioan radio kontrol umumnya memiliki empat baling-baling atau biasa disebut quadcore drone.

Drone jenis ini harganya rata-rata masih di bawah 1 juta rupiah. Penggunaan drone radio control juga terbilang mudah karena remote yang digunakan sangat sederhana. Cukup dengan pengendalian naik-turun, maju-mundur, atau kanan-kiri.

2. Intermediate

Untuk pengguna yang sudah mulai terbiasa menjadi pilot drone, maka bisa memilih drone dengan rentang harga 1-10 juta. Namun ada hal yang perlu diperhatikan lagi, yaitu bobot drone. Rata-rata drone dengan harga 1-10 juta memiliki bobot di bawah 250 gram. Tapi ada juga beberapa brand yang merilis drone dengan bobot lebih dari itu.

Jika menggunakan drone dengan bobot di atas 250 gram, maka Anda wajib mempunyai izin terbang. Oleh karena itu untuk para intermediate di luar sana sebaiknya memilih drone yang ringan supaya tidak perlu repot mengurus surat izin terbang.

3. Adcanved

Penggunaan drone di tingkat advanced biasanya berfungsi sebagai tools filmografi atau fotografi profesional. Tentu saja Anda bebas menentukan drone dengan harga di atas 10 juta rupiah untuk mendapat kualitas nomor satu.

Selain itu, bobot drone yang lebih dari 250 gram juga tidak menjadi masalah asalkan bisa mendapat hasil maksimal. Bahkan ada beberapa drone yang juga dilengkapi dengan fitur auto flight sehingga bisa memenuhi kebutuhan yang lebih advanced.

Perhitungkan Fitur First Person View

Dalam memilih drone, ada baiknya Anda juga memperhitungkan kelengkapan fitur. Salah satu yang paling penting adalah fitur first person view (FPV). Fitur ini memungkinkan Anda untuk memantau pergerakan drone secara langsung dari kamera yang terhubung ke layar smartphone di bagian remote.

Dengan fitur sederhana ini, pemula sekalipun bisa lebih mudah dalam mengoperasikan drone. Seperti misalnya untuk kebutuhan filmografi yang lebih presisi atau pengambilan sudut gambar yang lebih sesuai keinginan.

Memilih Drone Berdasarkan Durasi Terbang

Khusus untuk pemula, biasanya ada satu hal yang sering dilupakan, yaitu durasi terbang drone. Sebaiknya Anda mengetahui berapa lama kemampuan baterai drone tersebut sebelum membelinya. Drone dengan baterai yang mampu terbang selama 10 menit non-stop sebenarnya sudah cukup mumpuni untuk pemula.

Sedangkan beberapa produk yang lebih mahal biasanya mampu terbang lebih dari 30 menit. Oleh karena itu dalam memilih drone Anda tidak bisa sekedar berpatokan dengan harga murah. Beberapa drone yang harganya terlalu murah bahkan hanya bisa terbang selama 2-3 menit saja.

Demikianlah beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum membeli drone. Dengan membeli drone sesuai kebutuhan, maka Anda bisa memaksimalkan penggunaannya. Dan yang terpenting, cash flow juga tetap aman!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed